Business Innovation Center atau BIC yang telah berdiri sejak tahun 2008 bertepatan denga tahun inovasi, yang didirikan oleh Kementerian Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia dengan tujuan mengoptimalkan pemberdayaan Inovasi di Indonesia dengan tujuan meningkatkan pembangunan nasional. Dalam hal pembangunan Nasional diperlukan fondasi yang kuat antara tiga pihak yaitu, Pemerintah, Akademisi, dan Pelaku Bisnis (ABG, Academician, Business, and Government), untuk menjembatani antara tiga sektor ini diperlukan sebuah lembaga/organisasi khusus. Oleh karena itu Kementerian Negara Riset dan Teknologi mendirikan BIC (Business Innovation Center), suatu organisasi yang berfungsi untuk mengembangkan sinergi antara ABG dalam hal inovasi yang sampai saat ini dirasa belum optimal. Pada tahun 2020, BIC menyelenggarakan pemilihan inovasi terbaik. Terdapat 412 proposal inovasi yang diajukan, dengan 330 proposal diajukan ke proses REVIEW, dan 139 proposal diantaranya lolos sebagai kandidat untuk SELEKSI sebagai “THE CHALLENGERS 112 Inovasi Indonesia-2020”


BIC menyampaikan penghargaan atas partisipasi seluruh Inovator Indonesia yang telah mengajukan proposal ke “112 Inovasi Indonesia – 2020”, sebagai pemilihan tahunan “100+ Inovasi Indonesia” tahun ke 13; dan mengucapkan selamat kepada 85 (team) inovator yang proposalnya berhasil terpilih.

BRPI pada tahun 2020 mengusulkan inovasi denga judul : Ikan Patin “Perkasa” Hasil Pemuliaan Balai Riset Pemuliaan Ikan Siap Berkotribusi dalam Peningkatan Produktivitas Perikanan Budidaya. Patin Perkasa adalah produk inovasi unggulan BRPI yang memiliki bebagai keunggulan. Diantaranya pertumbuhan lebih cepat 16,61-46,42%; produktivitas lebih tinggi 11,27–46,41%, rasio konversi pakan (FCR) lebih rendah 5,6-16,3 %; Harga Pokok Produksi (HPP) lebih rendah 4,45–17,92%; serta B/C ratio pembesaran lebih tinggi 14,71-48,48. Proposal tersebut terpilih sebagai salah satu dari 112 Karya Inovasi Indonesia Paling Prospektif – 2020.

 

Views All Time
Views All Time
188
Views Today
Views Today
1

Hits: 52

Tags:

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *